Wednesday, November 21, 2007

Cabiria Macabre

Gue jatuh cinta waktu liat gambar poster film ini seperti terlihat di profil gue. Gambarnya adalah seorang anak kecil yang jadi sesembahan buat Dewa Moloch. Plot ceritanya seperti ini:

"Three centuries before Christus. Young Cabiria is kidnapped by some pirates during one eruption of the Etna. She is sold as a slave in Carthage, and as she is just going to be sacrificed to god Moloch, Cabiria is rescued by both Fulvio Axilla, a Roman noble, and his giant slave Maciste. Maciste is captured just after having confided Cabiria to Sophinisbe's safe keeping, while Fulvio Axilla manages to escape from Carthage. Ten years went away with Punic wars before he is able to come back to Carthage..."

Film ini disebutkan menjadi inspirasi DW Griffith buat bikin Intolerance. Dan, tahu sendiri film-film DW Griffith jadi inspirator banyak sineas setelah dia. Walau film-film Griffith itu politically wrong, tapi secara sinematis tetap diacungi jempol. Kalau seorang maestro seperti Griffith bisa suka sama Cabiria, maka film itu patut diperhatikan.

Cabiria emang dilihat sekilas punya set yang wah. Gue terkencing-kencing melihat tampilan patung Moloch. Moloch sendiri merupakan dewa berbentuk banteng. Deifikasi person berbentuk mirip banteng juga terjadi di beberapa mitologi. Seperti kalau kamu baca buku Negara Kelima karangan ES Ito, di situ akan diterangkan banyak soal kebantengan itu. Tapi, yang paling gue inget bentuk dewa kebanteng-bantengan ini adalah dari game Indiana Jones: The Fate of Atlantis. Itu game terbaik setelah Grim Fandango kalau menurut gue.

Di Indiana Jones: The Fate of Atlantis kita memang disuruh mencari reruntuhan Atlantis. Tapi, dari segala elemen cerita di game itu, bagian Indiana Jones berhadapan dengan mesin pembuat Tuhan adalah sesuatu yang menarik. Di situ dia akan bertemu dengan ruh Nur-Ab-Sal dan konfrontasi dengannya. Bentuk ruh Nur-Ab-Sal itu juga seperi Moloch, ada tanduknya. Di komik Watchmen sendiri Moloch adalah super villain yang punya kekuatan ilmu hitam.

Maka, ketika gue lihat di Cabiria ada patung Moloch, film itu harus gue donlot dan gue tonton. Sebagian dari novel gue juga akan ada elemen Moloch, bisa karakter atau juga bisa momen yang diambil/diinspirasikan dari Cabiria. Munculnya pasti di menit-menit akhir di pembabakan novel gue. Untuk sementara itu berkaitan dengan iblis bernama Buer, tapi ke depan mungkin akan ada perubahan.


kembali ke ngatas

3 comments:

endang said...

wah...serem punya neh....

macangadungan said...

novel lo udah slese blum nih? udah dicoba kirim pke penerbit?
gw jg pernah tuh ntn film yg ada dewa bantengnya. manusia dengan kepala banteng.. tp di cerita itu..dewa itu berasal dar mitos suku indian amerika..

Mikael Dewabrata said...

masih dalam tahap penyelesaian. masih butuh beberapa informasi dan latar belakang buat gemukin ceritanya.