Monday, March 24, 2008

Nggak ada Nyali dari Pool

Buat gue Liverpool mau gimana caranya tetep nggak ada nyali. Setiap ketemu United selalu main kayak banci. Nggak berani kreatif dan lebih menajamkan serangan. Padahal mereka punya pemain-pemian yang cukup oke.


tapi lepas dari itu fansnya juga norak ahhaha

Gw kok punya feeling aja klo suatu hari nanti man united bakalan ketahuan punya skandal seperti skandal calciopolinya Juventus. Dengan mengkartumerahkan mascherano pada saat kita ketinggalan 1-0 sama aja kayak ngebunuh peluang kita menang malam ini. Sebagai Tim Away mestinya di treat sebagai tamu dan diperhitungkan dulu masalah kartu, mana peringatannya??? padahal si Mascherano cuma mempertanyakan keputusan wasit aja. Bennet, ke laut aja loe!!!


EPL is Doom!! Liga ini sangat rakus akan uang, dan kita hanya terpaku menyalahkan permainan tim kita??? ABSURD!!!! sepakbola industri t**-kucing!!!! Fans MU ga perlu bangga, timnya dimenangkan karena uang!!! dan kita selalu menjadi sosok santa yang baik menerima kekalahan dengan hati yang besar!!! f***!!!!!!

admit it, you lads played the suckest football ever.


kembali ke ngatas

Tuesday, March 11, 2008

Work Hard, Party Hard











Nuff Said!
Come All! Bring the party ON!




kembali ke ngatas

Give You The Music

Various - Fabriclive. 35: Marcus Intalex [2007]


Label: Fabric (London)
Catalog#: FABRIC 70P
Format: CD, Mixed, Promo
Country: UK
Release Date: 21 Jun 2007
Genre: Electronic
Style: Drum & Bass
Credits: DJ Mix - Marcus Intalex
Note: Store Date: fabric first members: 07/08/07 uk/r.o.w. retail: 20/08/07 usa: 18/09/07

Marcus Intalex, king of the more soulful and innovative side of drum'n'bass, sits in a slightly uncomfortable position on his throne. On one hand, he's involved in a vibrant, well-supported scene that allows him to play music around the world; on the other, he doesn't quite fit in with the bulk of the scene. But why should he have to compromise himself to the popular tunes that now reign on the d'n'b charts? Sure, the kids want to hear them, but he's not a kid anymore… /Fabric London

Download here:
rapidshare
Pass: iRis
mirror: depositfiles

Tracklisting:

01. Calibre ft. Lariman Over Reaction - Signature
02. Calibre All The Days - Signature
03. Lynx ft. Kemo Global Enemies Soul:r
04. Commix Faceless (Marcus Intalex Remix) Shogun
05 Jonny L Come Here Mr L Records
06. Amaning vs. Dubwise Smash V.I.P. Soul:r
07. Soulmatic Self Belief Good Looking
08. Calibre ft. DRS Hustlin’ - Signature
09. Calibre Mr Right On - Signature
10. Deadly Habit Synesthesia (Theory Remix) - Tentative
11. Breakage Clarendon Digital Soundboy
12. Alix Perez and Lynx Allegiance Soul:r
13. Zero Tolerance ft. Steo Refusal Soul:r
14. Mistical Time To Fly Soul:r
15. Duo Infernale Feeling Blue Soul:r
16. Instra:mental Pacific Heights - Darkestral
17. Bango Collective ft. Kemo and Dennis Jones Apocalypse Soul:r
18. Mistical Groove Me Soul:r
19. Alix Perez and Sabre Solitary Native SGN:LTD

Sunday, January 13, 2008

Mereka dalam Karya Gue

Sebelum novel gue kelar, gue mau memberi tahu kepada khalayak mengenai media apa saja yang jadi inspirasi novel gue. Daftar ini hanya menyangkut media-media kreatif, buku-buku esoterik atau buku ilmiah yang sifatnya bukan fiksi nggak gue masukin. Di sini gue cuma mau memberi sebuah perspektif pada orang kalau novel yang gue tulis itu nggak lepas dari sejarah bacaan gue. Amat mungkin ada beberapa kemiripan antara novel gue dengan karya-karya berikut. Gue emang mengadaptasi plot, karakterisasi, emosi, gaya penulisan, dsb. Tapi, gue berusaha supaya realitas dan mitologi di dalam novel gue tetap unik.

Buku-buku yang memengaruhi:

Siddharta – Hermann Hesse
Cantik itu Luka – Eka Kurniawan
Godlob – Danarto
Factotum – Charles Bukowski
Choke – Chuck Palahniuk

The Invisibles – Grant Morrison
Watchmen – Alan Moore
The Killing Joke – Alan Moore
Infinite Crisis – Geoff Johns
Y: The Last Man – Brian K. Vaughan (nggak terlalu ngaruh sih, maybe next)

Film/Serial:

The Driver – Walter Hill
Collateral – Michael Mann
The Killing a Chinese Bookie – John Cassavetes
Heat – Michael Mann

(semuanya gue curi mood-nya aja)

Lost – Damon Lindelof, J.J. Abrams, Jeffrey Lieber
X-Files – Chris Carter
Coffee and Cigarettes - Jim Jarmusch
Se7en – David Fincher (jempol buat penulisnya juga; Andrew Kevin Walker)
El Topo – Alejandro Jodorowsky
8 ½ - Federico Fellini
Don’t Torture a Duckling - Lucio Fulci


Harus Baca:

Identity Crisis – Brad Meltzer
52 – keroyokan Geoff Johns, Grant Morrison, Greg Rucka, Mark Waid, Keith Giffen
Sandman – Neil Gaiman.
Nikopol Trilogy – Enki Bilal
Flex Mentallo – Grant Morrison
Hellblazer - Andy Diggle
Mystic River - Dennis Lehane



Ada rekomendasi tambahan?


kembali ke ngatas

Friday, January 4, 2008

Tip Paling Keren Abis dari Gue yang Keren Abis

Belum jadi penulis, gue mau sok ngasih petunjuk buat menulis. Semacam bekal menulis di kemudian hari gitu deh. Pokoknya dari pengalaman gue, hal-hal ini berguna banget. Setidaknya buat gue. Terserah mau percaya apa nggak.

1.Punya komputer. Kalau nggak punya yah minjem atau di rental. Kalau merasa lebih enak ngetik pakai mesin tik, terserah. Tapi, menulis/mengetik menggunakan komputer jelas buat gue lebih enak. Terima kasih gue lahir di abad ke-20. Mau pentium atau celeron, nggak ngaruh. Pastinya yang penting tidak ada virus. Makanya, jangan asal buka email dan akses situs yang nggak jelas keamanannya.

2.Punya ide untuk menulis. Kalau nggak punya jiplak saja asal-asalan. Kan sekarang lagi keren tuh jadi plagiat. Sejelek-jeleknya tulisan lo, yang penting jadi deh. Nggak ngalor ngidul. Mau musuhya di terakhir ditelen pantat, mau jagoannya jadi banci, nggak penting. Novel yang ceritanya adalah patung isi jabang bayi saja bisa dijual dan tega-teganya dapet status best seller.

3.Punya waktu untuk menulis. Hidup lo itu 24 jam sehari. Malesnya mungkin bisa 23 jam. Tapi setidaknya 1 jam bisa kepake buat nulis. Dalam sejam lo nulis sehalaman saja, maka dalam setahun lo bisa bikin novel tebal. Sejam bisa bikin apa saja sobat. Bikin cerpen bermutu, bikin sketsa wajah kalau lo berbakat, bikin lo ama cewe lo keringetan (treadmill bersama), bikin lawakan garing, bikin sebuah post nggak bermutu di blog nggak genah, bikin daftar kejelekan orang-orang yang bikin lo sakit hati (not me, it's not about me i said asshole!)

4.Sebisa mungkin lo ngetik di sampingnya ada barang-barang bekas yang bisa lo lempar atau lo rusak. Kalau suatu kala mati lampu atau lo punya kebiasaan beternak virus dan kita virus-virus itu tiba-tiba ngamuk dan lo nggak bisa apa-apa, barang-barang itu jadi sesuatu yang pas. Banting-banting aja! Kalau barang-barang itu nggak ada di dekat lo, tembok bisa jadi tempat melampiaskan.

5.Kalau pegel nulis, minta cewek lo mijitin. Kalau nggak ada cewe yah carilah. Kalau lo cewe, jangan cari cewe juga. Kasihan kalau cewe-cewe di bumi tercinta surga wanita cantik ini banyak yang lesbi. Gue ntar dapet apa kalau semua jadi lesbi! Kalau bingung nyari di mana, ubek-ubek friendster atau facebook atau mencariteman.com atau apalah. Di liveconnector juga banyak abg-abg yang kesepian, sikatin aja!

6.Andai malas punya pacara, carilah hiburan. Sebenarnya ini raga nggak nyambung sama dunia penulisan. Tapi, kadang hal kayak gini tetap perlu diperhatikan. Non teknis gitu deh! Hiburan penting. Kalau lagi mumet, tidak ada salahnya membuka forum bokep ala pornBB. Sedot saja semua kalau perlu! Kalau hiburan seksual digital dirasa kurang pas sebagai pelipur lara, ke mal saja mantengin paha-paha mulus. Kalau hiburan seksual mau digital atau yang kelihatan nyata di depan muka juga kerasa kurang pas, gue rasa ultimate entertainment sekarang ada di diri nintendo. Tepatnya itu berada di wii. Di situ kita bisa jumpalitan ke sana ke mari hilangin stres. Asiknya lagi lo maen berdua. Lagi maen tenis, tendang aja biji lawan lo! Ntar juga kalah.

Bersambung lain kali kalau stres lagi …


kembali ke ngatas